Sekolah Dai Indonesia | Beasiswa Pendidikan Tadribut Duat

SEKOLAH DAI INDONESIA

Karena Dakwah Adalah Kita

Setiap muslim, berkewajiban berdakwah. Mari bersama kita melangkah di jalan ini.

Program Kita

Sekolah Dai Berfokus pada empat program yang kini telah berjalan

Berita Terbaru

Ikuti kisah dan berita Sekolah Dai di sini

Posdai Kembali Tugaskan 23 Dai ke Berbagai Pelosok Negeri

Posdai sebagai pengelola Sekolah Dai Indonesia kembali mewisuda sekaligus melakukan penugasan dai ke berbagai daerah di Indonesia. Pelepasan dilakukan langsung oleh Direktur Posdai, Ust Ahmad Suhail, dan turut disaksikan oleh tokoh pemerintah.

"Alhamdulillah, pada hari ini, tepat satu tahun lamanya, siswa Sekolah Dai yang dibina oleh Pos Dai sebagai Mitra Zakat Laznas BMH berlangsung. Saat ini juga, sebanyak 23 dai muda siap dikirimkan untuk tugas dakwah ke pelosok negeri," terang Ketua Pos Dai Pusat, Ahmad Suhail  di Ciomas, Bogor, Jawa Barat, Selasa (29/5).

Ahmad Suhail mengaku bahwa Sekolah Dai yang dikelolanya masih menyisakan banyak keterbatasan, seperti gedung yang belum representatif hingga tidak dapat menampung siswa Sekolah Dai dalam jumlah yang ideal.

"Kami ingin  mulai tahun ini bisa menerima 50 calon dai yang siap ditugaskan ke berbagai daerah. Tetapi, kita sadar bahwa keterbatasan yang ada masih belum teratasi. Kebutuhan berupa gedung, asrama dan beragam fasilitas mendesak lainnya. Meski demikian, kita akan terus bekerja, bergerak, mendidik dan melahirkan kader dai," imbuhnya dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Rabu (30/5).

Acara tersebut digelar dengan sangat sederhana di area Sekolah Dai yang berada di Jalan Pasir Peundeuy, Kampung Cibinong RT 04 RW 01, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Pada kesempatan tersebut, beberapa perwakilan pemerintahan, mulai dari kecamatan, desa, Danramil, dan Kapolsek turut hadir memberikan apresiasi.

"Saya sangat bangga ada Sekolah Dai seperti ini. Karena sosok dai adalah sosok yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas. Pesan saya, jadilah dai yang memiliki sifat seperti air di dalam bergaul. Bisa berbaur, cair dan komunikatif. Dalam artian, lebih suka mencari persamaan daripada mencari-cari perbedaan. Jadilah dai yang seperti itu, karena dai sangat dibutuhkan di negeri ini," ucap pria yang kini aktif sebagai mahasiswa doktoral di UIKA Bogor.

Ketua Umum Laznas BMH Marwan Mujahidin menjelaskan, Sekolah Dai adalah program yang berjalan secara berkesinambungan. "Program ini, insya Allah berjalan secara berkesinambungan,” ujarnya.

Ia mengemukakan,  kali ini adalah angkatan ke-3 yang berhasil diluluskan oleh Pos Dai. “Segera tim akan menjaring siswa Sekolah Dai untuk angkatan berikutnya. Semoga ikhtiar kecil ini dapat terus istiqomah berjalan, sehingga dakwah di Tanah Air terus hidup dan menggerakkan. Kepada Baznas, kami sampaikan terima kasih. Dan, kepada Pos Dai, teruslah berkiprah melahirkan agen perubahan di masyarakat, yakni para dai," paparnya.

Ahmad Suhail memberikan pesan penting kepada para dai yang beberapa di antaranya ditugaskan ke Morowali Utara untuk membina suku pedalaman, Suku Wanna;  kemudian di perbatasan, Sebatik, Kalimantan Utara;  dan Timika Papua.

"Kalian mungkin belum seberapa ilmu yang diperoleh selama sekolah dan belajar di sini. Tetapi, jangan takut. Dari ilmu yang ada dan didapat selama membina diri di sini, jika itu diamalkan, maka kalian akan memberi arti bagi kehidupan masyarakat. Imam Syafi'i mengatakan bahwa yang disebut ilmu adalah yang diamalkan dan memberikan manfaat. Maka, jika telah bertugas, jangan diam, amalkan ilmunya, amalkan ilmunya, jadikan ilmu itu bermanfaat," tutupnya.

Memperbaiki Sarana Belajar Untuk Sekolah Calon Dai

Sekolah Dai Hidayatullah atau di kenal juga dengan nama Ma'had Aly Hidayatullah merupakan program pendidikan selama 1 tahun untuk para calon dai yang akan disebar ke seluruh wilayah Indonesia. Sudah meluluskan satu angkatan yang terdiri dari 20 orang. Saat ini sedang berjalan proses pendidikan angkatan kedua yang terdiri dari 32 orang santri.

Sekolah Dai merupakan salah satu program PosDai (Persaudaraan Dai Indonesia), lembaga non profit yang berkhidmat menaungi kiprah para dai yang tersebar di seluruh Indonesia. Secara legalitas PosDai berada dalam naungan Yayasan Dakwah Hidayatullah Pusat.

32 Santri yang saat ini belajar di Sekolah Dai berasal dari berbagai daerah seperti Lampung, Madura, Lombok, Flores, Nias, Mentawai, Polewali Mandar, Mamuju dan Ternate. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka akan dikirim kembali ke daerah asalnya.

Lokasi pertama Sekolah Dai berada di Ciomas, Kabupaten Bogor. Dimasa mendatang, PosDai akan membuka Sekolah Dai di beberapa daerah di Indonesia.

Untuk angkatan kedua ini pembina & pengurus Sekolah Dai mempertimbangkan untuk menambah pelajaran tentang pengetahuan dasar Komputer & Teknologi Informasi. Agar para lulusan Sekolah Dai memiliki bekal pengetahuan untuk mengikuti perkembangan jaman. Untuk itu kami memerlukan penambahan saran dan prasarana untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Total dana yang dibutuhkan Rp 95.636.000. Kami menulis target penggalangan dana ini Rp 100.850.000 karena dari setiap dana yang kami terima dari penggalangan dana ini akan ada potongan 5% oleh Kitabisa untuk biaya adminstrasi.

Demikian info tentang penggalangan dana ini. Untuk keterangan lebih lanjut bisa langsung datang ke lokasi Sekolah Dai di Jl. Pasir Peundeuy, Kampung Cibinong RT 04 RW 01, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.Bisa telpon langsung ke bagian Fundraising PosDai di 0822 4567 1313 (Abdul Muin)

Momentum Ramadhan, Sekolah Dai Posdai Sebar Dai ke Seluruh Indonesia

Organisasi massa Islam, Hidayatullah secara kontinyu telah menyebarkan dai-dainya hingga ke daerah minoritas dan pedalaman. Selain itu Hidayatullah telah menyelenggarakan sejumlah program seperti bina akidah, Gerakan Dakwah Belajar dan Mengajar Alquran (Grand MBA).

“Alhamdulillah pada hari ini (24/06/2016) jumlah dai yang kita tugaskan 20 orang dari lulusan pusat pendidikan dai ke 13 daerah yang terjauh adalah Nusa Tenggara Timur,” ujar Ahmad Suhail, Direktur Posdai pada sambutan acara penugasan dakwah dai yang diselenggarakan dengan mengangkat tema besar Ramadhan Mubarok “Meraih Berkah Ramdhan untuk Memajukan Dakwah Islam”.

Diusianya yang cukup mapan, Hidayatullah terus berusaha serta berbenah menyediakan berbagai sarana penunjang dakwah yang sesuai dengan kemajuan informasi dan teknologi

Untuk meningkatkan kiprahnya dalam memberi manfaat kepada ummat, Hidayatullah melalui organisasi otonomnya departemen dakwah yaitu Pos Dai dikomandani oleh Ahmad Suhail, mulai melirik penggunaan teknologi tepat guna sejak beberapa waktu lalu.

Seiring waktu, Pos Dai Hidayatullah akhirnya meluncurkan sebuah sarana dakwah MEDIA MUSLIM TV, yaitu TV streaming berbasis android atau smartphone. TV Streaming yang dibesut serta didukung dengan teknologi platform D-Awan ini memiliki kelebihan bahwa data (konsumsi bandwidth) yang dipakai untuk menonton TV tersebut sangatlah kecil sekali.

Ini merupakan keunggulan teknologi yang belum dipakai banyak orang sehingga tidak memberatkan bagi pengguna. Aplikasi Media Muslim TV sudah tersedia dan dapat diunduh di Playstore.

Selain itu, Pos Dai Hidayatullah sangat sadar bahwa data menjadi kunci terpenting untuk bisa berkiprah kedepan dengan lebih baik. Oleh karena itu Pos Dai juga mendeklarasikan penggunaan aplikasi untuk akuisisi data asset, data Dai, hingga pendataan sarana dan prasarana lainnya bisa dimanfaatkan ummat serta berbagai tema data lainnya.

Dalam hal ini, Pos Dai menggunakan aplikasi CAK SUR (Cara Kreatif Survey), yaitu aplikasi yang tepat guna untuk berbagai keperluan pengambilan data (survey) yang mudah dan menyenangkan. Aplikasi ini hasil kerjasama yang melibatkan PT. EBConnection Indonesia dan tim dari Pusat Studi Jaminan Sosial (PSJS) Universitas Airlangga. (Sumber)

Social Impact

  • Telah berhasil menelurkan ribuan alumni yang telah tersebar di berbagai pelosok negeri
  • Mencetak tenaga terampil sesuai bidang kapasitas yang menjadi kompetensi dai
  • Tak sedikit Alumni Sekolah Dai yang melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi formal
  • Ratusan alumni berperan sebagai informal leader di tempat pengabdian mereka
  • Melakukan pengabdian di daerah-daerah terpencil dan terluar untuk membangun negeri

Sinambung Kebaikan

Sekolah Dai Indonesia (SDI) mencoba mengambil peran dalam ladang dakwah yang terbentang luas dan amat penting ini. Sekolah Dai yang diinisiasi Posdai ini adalah lembaga yang berkhidmat kepada para dai yang tersebar di seluruh Indonesia.

Para dai itu merambah kota-kota yang jauh, menembus daerah terpencil dan minoritas, daerah konflik, serta menghadapi para misionaris. Mereka adalah orang yang ‘memilih untuk berani’, demi menerangi kehidupan ini dengan cahaya Islam.

Mereka terus bergerak melakukan perbaikan masyarakat karena menyadari bahwa masih banyak saudara-saudara mereka yang membutuhkan bimbingan dalam berislam, terutama mereka yang berada di wilayah pedalaman, terpencil, miskin sumberdaya, minoritas muslim, daerah konflik dan bencana, serta daerah yang rawan pemurtadan.

Sebagaimana pohon yang bertumbuh kokoh dan rindang, demikianlah dakwah meluaskan kebaikan. Lebatnya adalah kebermanfaatan. Islam wajibkan umatnya berdakwah. Tak mampu dengan jiwa raga, dengan harta pun bisa. Donasi Anda, dakwah Anda.

Aktifitas

Sekolah Dai Indonesia Teguhkan Bakti

Videos Channel

Berita, Taushiah, Aktivitas, dan Lainnya

Kiprah Alumni

Terus bergerak melahirkan dai mengabdi untuk negeri.

Achmad Mukhlis
Ruslan Tanjung
Saprin U. Hasan
Syukur S. Hulu
Wartabone

Donasi Anda

Sekolah Dai Indonesia mengajak Anda beramal jariyah dalam rangka pengembangan dakwah dan sumber daya manusia untuk negeri.

Galeri

gallery
CLOSE
gallery
CLOSE
gallery
CLOSE
gallery
CLOSE
gallery
CLOSE
gallery
CLOSE
gallery
CLOSE
gallery
CLOSE

Berlangganan Artikel

Input email Anda untuk mendapatkan informasi terbaru

Dengan Sekolah Dai Indonesia, bersama-sama kita mantapkan langkah dan kuatkan dakwah untuk kebaikan negeri.